Lomba Rancang Bangun Gedung Tingkat SMA/SMK/MA Se-Jawa Timur
26 Februari 2018, 00:59:29 Dilihat: 892x
Anang Sandoko dari SMKN 2 Bojonegoro akhirnya menjuarai Lomba Rancang Bangun Gedung (Gambar Digitasi) Tingkat SMA/SMK/MA Se-Jawa Timur yang diadakan oleh program studi Teknik Sipil (Fakultas Teknik) Universitas Narotama (UNNAR) di Conference Hall, Sabtu, 10 Februari 2018. Anang berhasil menjadi Juara I setelah meraih skor tertinggi dari semua peserta dengan nilai 940 poin. Lomba Rancang Bangun Gedung 2018 dengan tema `Green Building` dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik UNNAR Dr. Ir. Koespiadi, MT.
Kaprodi Teknik Sipil UNNAR Ronny Durrotun Nasihien, ST, MT mengatakan, keterlibatan siswa dalam lomba yang membutuhkan ide-ide yang berguna bagi perkembangan teknologi akan meningkatkan kemampuan siswa berinovasi serta kepedulian siswa terhadap kemadirian bangsa melalui teknologi gedung yang ramah lingkungan. Lomba ini memberi kesempatan kepada siswa/siswi SMA/SMK/MA sederajat untuk mengimplementasikan karya inovatifnya dalam bidang pengembangan desain gedung.
Ketua penyelenggara Deka Andri Lisiadi menjelaskan, Lomba Rancang Bangun Gedung 2018 diikuti oleh 26 peserta. Mereka berasal dari SMKN 7 Surabaya (2 peserta), SMKN 5 Surabaya (1 peserta), SMKN 2 Bojonegoro (15 peserta), SMKN 3 Buduran (3 peserta), dan SMKN 1 Singosari (5 peserta). Dewan Juri terdiri atas tiga dosen Fakultas Teknik UNNAR, yaitu Farida Hardaningrum, S.Si, MT, Julistyana Tistogondo, ST, MT, dan Diah Ayu Restuti Wulandari, ST, MT.
Hasil lengkap Lomba Rancang Bangun Gedung 2018 yaitu Juara I oleh Anang Sandoko dari SMKN 2 Bojonegoro dengan nilai 940 poin, Juara II diraih M. Khoirul dari SMKN 2 Bojonegoro dengan nilai 870 poin, dan Juara III oleh M. Isa Anshori dari SMKN Singosari dengan nilai 820 poin, serta Juara Favorit oleh Riki Yusuf Afandi dari SMKN 3 Buduran dengan nilai 800 poin. [nar]
Foto: Para juara bersama dewan juri dan seluruh peserta Lomba Rancang Bangun Gedung usai pengumuman lomba yang berlangsung di Conference Hall UNNAR, Sabtu, 10 Februari 2018.